Selasa, 25 Juni 2013

Misi Promosikan Wisata Daerah

Dari Ajang Pemilihan Putra-Putri Duta Wisata 2013
NUNUKAN – Ajang pemilihan putra dan putri Duta Wisata 2013  Kabupaten Nunukan gelaran Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olaraga (Disbudparpora) Kabupaten Nunukan, berakhir sukses.

Minggu (23/6) malam merupakan puncak acara grand final pemilihan putra dan putri Duta Wisata 2013 yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR).

Pemanang yang mendapatkan juara di Pemilihan Putra dan Putri Duta Wisata 2013 berhak mendapatkan piagam, sertifikat dan uang pembinaan. Sedangkan pemenang Duta Berbakat, Duta Persahabatan, dan Duta Fotogenic berhak mendapatkan selempang dan sertifikat. 
Pada malam grand final Pemilihan Duta Wisata tahun 2013, ajang ini khususnya di tahap final hanya disertai 10 peserta putri dan 9 peserta Putra.
Seperti disampaikan PPT Pemilihan Duta Wisata 2013 Bernadus Bolli, selama lima hari di karantina, 19 peserta generasi muda tersebut telah dinilai sekaligus mendapatkan pengajaran saol pengetahuan umum pemerintahan di pusat maupun daerah.

“Seperti diskusi, pisikologi dan pengembangan diri, kepribadian diri, keperibadian dan tata penampilan, publik speaking, sesi pengambilan foto, dan berbagai aktivitas lainnya yang bertujuan menambah wawasan dan pengetahuan,” pungkasnya.

Pemilihan Putra Putri Duta Wisata Kabupaten Nunukan 2013 ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan Disbudparpora Kabupaten Nunukan.

Dengan tujuan untuk mengembangkan potensi diri dan menciptakan generasi muda yang berkepribadiaan khususnya di bidang kebudayaan dan kepariwisataan di Kabupaten Nunukan.

Duta Wisata ini juga berfungsi sebagai duta pariwisata dan duta budaya dengan tugas pokoknya, adalah mempublikasikan dan mesarkan potensi pariwisata.

“Kegiatan ini yang merupakan salah satu ajang untuk membantu mempromosikan potensi wisata dan potensi daerah lainnya yang ada di Kabupaten Nunukan, sekaligus sebagai sarana pengembangan potensi, bakat, kreativitas dan kecerdasan generasi muda,” terangnya.

Untuk selanjutnya, juara pemilihan Putra dan Putri Duta Wisata 2013, rencananya akan mengikuti Duta Wisata di tingkat provinsi dalam upaya memperkenalkan potensi pariwisata. 
Sumber:  radartarakan.co.id - Sealsa, 25 Juni 2013

Jumat, 21 Juni 2013

Berkas Usulan Kota Sebatik Masuk DPR RI

NUNUKAN - Pemerintah Provinsi Kaltim, Komisi I DPRD Kaltim, dan Pemkab Nunukan menunjukkan keseriusan untuk mendorong percepatan terbentuknya daerah otonomi Sebatik, pemekaran dari Kabupaten Nunukan.

Untuk merealisasikan pembentukan kota yang berbatasan darat dan laut dengan Malaysia itu, Kamis (20/6/2013) berkas usulan pembentukan daerah otonom baru itu diserahkan kepada Komisi II DPR RI di Jakarta.

Hadir pada penyerahan dokumen tersebut dari Pemprov Kaltim diwakili Kepala Biro Kerja Sama Lily Kuswaty. Sejumlah anggota DPRD Kaltim juga ikut hadir seperti politisi Partai Golkar Haji Arsyad Thalib dan politisi Partai Amanat Nasional Rachmad Madjid Gani. Sementara dari Pemkab Nunukan hadir Asisten Tata Pemerintahan Setkab Nunukan Haji Abidin Tajang.
Anggota DPRD Kaltim dan Asisten I Tata Pemerintahan Setkab Nunukan Abdin Tajang, Kamis (20/6/2013) menyerahkan berkas usulan pembentukan Kota Sebatik ke Komisi II DPR RI.
Humas Wahana Pemekaran Sebatik Kamal Soreyanto mengatakan, sebagai bentuk pengawalan terhadap pembentukan Kota Sebatik yang sudah disetujui DPRD Kabupaten Nunukan sejak tahun lalu, pihaknya juga menyaksikan langsung penyerahan dokumen tersebut ke Komisi II DPR RI.

Arsyad Thalib mengatakan, pihaknya akan terus mengawal pembentukan Kota Sebatik, karena pembentukannya dinilai sudah sangat tepat.
"Pokoknya kami dari DPRD Komisi I Provinsi Kaltim akan selalu mengawal berkas Sebatik. Soalnya Sebatik sudah sangat pantas jadi daerah otonom, apalagi karena kawasan perbatasan,” ujarnya.
Abidin berharap, Komisi II DPR RI segera mengagendakan pembentukan Kota Sebatik. “Semoga Sebatik bisa segera diagendakan pembahasannya pada rapat paripurna DPR RI,” ujarnya.

Perwakilan Komisi II DPR RI yang menerima berkas dimaksud berjanji akan segera memeriksa kelengkapan yang masuk.
"Kami rencanakan akan diagendakan untuk dibahas pada masa sidang bulan depan,” ujarnya.
Sumber:  Tribun Kaltim - Kamis, 20 Juni 2013

Rabu, 19 Juni 2013

TIM PPID BERKOODINASI, WEBSITE PPID DI-LAUNCHING

Wabup Hj. Asmah Gani Launching Website PPID Kabupaten nunukan
Mendukung Keterbukaan Informasi Publik dan memenuhi kewajiban yang telah diundangkan dalam UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik maka pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan yang di-leading Sector -i oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Nunukan, Kamis (13/06) bertempat di Ruang Pertemuan Lt. IV Kantor Bupati Nunukan menyelenggarakan Rapat Konsultasi dan Koordinasi Serta Sosialisasi UU Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. 
 
Menurut Wakil Bupati Nunukan Hj. Asmah Gani dalam pembukaan Rapat tersebut menyampaikan bahwa prinsip prinsip pemerintahan yang akuntabel dan transparan di era keterbukaan informasi sudah menjadi kewajiban bagi setiap lembaga penyelenggara negara untuk benar benar dapat mewujudkannya.

" Pemerintahan yang baik tentunya adalah pemerintahan yang mampu untuk menjabarkan kebutuhan masyarakatnya, termasuk juga mampu untuk menjelaskan kepada masyarakatnya akan rencana dan program kerja yang telah disusun guna kesejahteraan masyarakat itu sendiri', tegas Hj. Asmah Gani di hadapan 36 Peserta Rapat yang terdiri dari pimpinan SKPD yang tergabung dalam TIM PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) yang telah dibentuk dengan Surat Keputusan Bupati Nunukan Bupati Nunukan nomor 188.45/182/II/2013 tanggal 07 Februari 2013.

Lebih lanjut Hj. Asmah Gani juga menyampaikan bahwa dengan telah terbentuknya tim kerja penyedia informasi yang tergabung dalam tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi adalah merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk dapat menciptakan keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintah daerah kabupaten nunukan.
Seusai sambutan dan secara Resmi membuka acara, Hj Asmah Gani dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan selaku PPID I dan Narasumber melakukan Launching Website PPID dengan menekan Tombol Enter. Website yang beralamat di www. ppid.nunukankab.go.id ini merupakan salah satu fasilitas layanan informasi oleh Tim PPID Kabupaten Nunukan, kepada masayarakat sebagai pemohon Informasi yang menganut prinsip layanan informasi yang mudah, murah, cepat, dan sederhana.

Seusai pembukaan, 36 peserta rapat sebagai TIM PPID Kabupaten Nunukan yang dimoderatori oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Drs. Tommy Harun, M.Si kemudian mengikuti Sosialisasi UU Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Konsultasi dengan Narasumber dari Komisi Informasi Provinsi Kaltim Lilik Rukitasari, SH.,S.Sos.,MH dan Kabid Dokimfo Diskominfo Provinsi Kaltim Drs. Husaini.(hms)     
Sumber: nunukankab.go.id - Senin, 17 Juni 2013

Jumat, 14 Juni 2013

SP3 Awang Faroek Dipersoalkan

karyanunukan.blogspot.com - Infografis Nasional, SP3 Awang Faroek dipersoalkan



Sumber: Tempo.co - Senin 10 Jun 2013

Jumat, 07 Juni 2013

Gempa Sesar Geser Robohkan Jembatan Inhutani

Sempat Dikira Benturan Kapal

NUNUKAN – Sama seperti di Tarakan, getaran berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) juga dirasakan warga pulau Nunukan. Tapi sebelumnya, warga khususnya di kawasan Inhutani mengira, getaran itu lantaran benturan atau senggolan kapal muatan.

Gempa yang persis berada di 03,11 LU dan 117,89 BT. Sekitar 46 kilometer bagian tenggara Kota Tarakan, dirasakan sekira pukul 03.20 dinihari Kamis (6/6), bahkan mengakibatkan robohnya jembatan penghubung antara jalan Dermaga Inhutani dan Sungai Bolong Kelurahan Nunukan Utara.

Warga Inhutani yang berada di pesisir pantai mengira, getaran itu terjadi akibat senggolan Kapal Muatan yang sandar di samping jembatan Dermaga Inhutani. Untuk memastikan hal tersebut beberapa warga Inhutani keluar dari rumah untuk memastikan.

Lebih pasti soal getaran, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nunukan Taruna Mona melalui Kepala Kelompok Teknisi BMKG Rimanto menjelaskan, getaran tersebut adalah gempa.

“Untuk di Nunukan getaran dirasakan 2MMI (Modified Mercalli Intensity) yakni bisa dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan jenis gempa yaitu Sesar Geser dengan arah ke kiri,” jelas Rimanto.

Sementara itu Petugas Pusat Gempah Nasional yang di hubungi melalui via telepon membenarkan adanya gempa tersebut. Namun gempa dinyatakan tidak berbahaya apalagi sampai menimbulkan tsunami. Sehingga, masyarakat di Kaltara tidak perluh khawatir dampaknya.

“Kalau untuk gempa itu tidak sampai menyebabkan tsunami. Karena gempa tersebut hanya berkuatan 4,8 SR. Masih berada pada 2 MMI. Jadi, masyarakat hanya merasakan getaran. Masyarakat juga tidak perluh khawatir. Di Nunukan hanya merasakan getarnya saja,” ungkapnya kepada Radar Tarakan diujung telepon. (*/chm)
Sumber: radartarakan.co.id - Jumat, 7 Juni 2013

POTENSI KABUPATEN NUNUKAN

PERKEBUNAN
Luas areal komoditi kelapa sawit pada tahun 2009 mengalami peningkatan sebesar 10,59% dibandingkan dengan tahun 2008. Sebagian besar dari luas areal kelapa sawit terdapat di Kecamatan Nunukan, Sebuku, Sebatik, Sembakung, Sebatik Barat dan Lumbis.

Dilihat dari rata-rata produksi yang dihasilkan oleh setiap komoditi perkebunan, produksi terbesar dihasilkan oleh tanaman kelapa sawit sebesar 58.439 ton, meningkat 161,47% dibandingkan tahun 2008.

KEHUTANAN
Pembangunan kehutanan mencakup semua upaya untuk memanfaatkan dan memantapkan fungsi sumber daya alam hutan dan sumber daya hayati lain serta ekosistemnya, baik sebagai pelindung sistem penyangga kehidupan dan pelestari keanekaragaman hayati maupun sebagai sumber daya pembangunan. Dengan demikian pembangunan kehutanan mencakup aspek pelestarian fungsi lingkungan hidup, pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial, baik dalam kawasan hutan maupun masyarakat di sekitar hutan.

Hutan sebagai sumber daya alam perlu terus ditingkatkan dan disempurnakan pengelolaanya agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat, dengan tetap menjaga lingkungan hidup. Selain itu kegiatan kehutanan perlu memperhatikan tata guna hutan, usaha perlindungan dan pengamanan flora dan fauna, areal tanah kritis, hutan tanam industri serta penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat.
Luas kawasan hutan di Kabupaten Nunukan berjumlah 1.426.368 ha yang terdiri dari taman nasional, hutan lindung, kawasan hutan dan kawasan budidaya non kehutanan. Sebagian besar wilayah hutan adalah kawasan budidaya non kehutanan seluas 470.914 Ha atau 33,01% dari kawasan hutan seluruhnya.

Produksi kayu bulat tahun 2009 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yaitu dari 149.789,21 m3 menjadi 138.404,39 m3. ( Sumber : Publikasi Data Bapeda Kab. Nunukan Tahun 2010)


PERTANIAN
Pertanian Tanaman Pangan
Pertanian merupakan sektor primer yang mendominasi aktivitas perekonomian di Kabupaten Nunukan. Revolusi di bidang pertanian perlu ditingkatkan untuk memberikan hasil yang lebih baik dari segi kuantitas dan kualitas. Pertanian yang meliputi pertanian tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, perikanan dan peternakan selalu diupayakan untuk menunjang pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.

Pada tahun 2009 luas panen padi (sawah+ladang) di Kabupaten Nunukan mengalami kenaikan, dimana tanaman padi naik sebesar 9,42%. Otomatis produksi tanaman padi juga mengalami kenaikan, yaitu menjadi 43.496 ton tetapi terjadi penurunan produktivitas padi sebesar 0,6%. Kecamatan Lumbis adalah daerah yang mempunyai luas panen dan jumlah produksi padi ladang yang lebih besar dibandingkan kecamatan yang lain, yaitu 37,23% dari total luas panen serta 37,10% dari total produksi.

Pada tahun 2009 hampir seluruh tanaman sayur-sayuran mengalami penurunan luas tanam yang pesat dibandingkan tahun sebelumnya dan diiringi dengan peningkatan hasil produksi dari masing-masing tanaman tersebut. Bawang daun merupakan komoditi tanaman sayur-sayuran yang mengalami penurunan hasil produksinya. (sumber : Publikasi Data Bappeda Kab. Nunukan Tahun 2010)


PERIKANAN
Produksi perikanan pada tahun 2008 tercatat 46.433,77 ton, yang terdiri atas 2.492,62 ton produksi perikanan penangkapan dan 43.951,15 ton perikanan budidaya.
Pada tahun 2009 jumlah rumah tangga perikanan penangkapan tercatat 2.589 rumah tangga atau turun sebesar 9,57 persen dibandingkan tahun 2008.


PETERNAKAN
Jumlah populasi hewan ternak terbesar di Kabupaten Nunukan tahun 2009 didominasi oleh ternak babi yaitu sebesar 41,92%, ternak sapi potong sebesar 29,77%, ternak kerbau sebesar 20,14% dan ternak kambing 6,67%.
Pada tahun 2009 populasi unggas didominasi oleh ayam buras, yaitu sebanyak 70,14% dari total populasi unggas. Populasi ayam buras tercatat sebanyak 131.700 ekor yang secara umum tersebar merata. Populasi itik lebih banyak diternakkan di Kecamatan Sebuku yaitu sebanyak 5.732 ekor. (Sumber : Publikasi Data Bappeda Kab. Nunukan Tahun 2010)

Sumber: nunukankab.co.id

Program MPO Dibuka oleh Pegadaian Nunukan

Kantor Pegadaian Cabang Nunukan membuka program baru yang diberi nama "multi pembayaran online".

Program Multi Pembayaran Online (MPO) ini, kata Kepala Kantor Pegadaian Cabang Kabupaten Nunukan Eko di Nunukan, Jumat, akan melayani sistem pembayaran secara online berupa pembelian pulsa, tiket pesawat, rekening listrik dan lain-lainnya.

Ia mengharapkan program MPO ini dapat mencakup seluruh sistem atau mekanisme pembayaran secara online di wilayah itu yang selama ini seringkali menjadi kebutuhan masyarakat setempat.

Program ini, lanjut Eko dilakukan Kantor Pegadaian merupakan pengalihan sistem yang pernah dilakukan sebelumnya seperti "western union" yang telah ditutup karena memperhatikan peluang dan potensi pasar saat ini dan masa yang akan datang.

Terkait dengan penutupan pelayanan pengiriman uang dari dan ke luar negeri atas kerjasama dengan "western union" dia membantah ketidakmampuannya bersaing dengan perbankan dan kantor pos yang juga menjalankan program tersebut.

"Kerja sama dengan 'Western Union' untuk saat ini ditutup sementara, bukan berarti Kantor Pegadaian tidak mampu bersaing dengan perbankan atau kantor pos, tetapi semata-mata melihat potensi pasar saja," ujarnya.

Eko menilai program MPO ini dapat mengubah image masyarakat yang membutuhkan pinjaman lunak dengan menukarkan hartanya yang berharga menjadi pelayanan publik lainnya.

Ia menambahkan, program ini juga kemungkinan akan melayanai pengiriman uang (remiten) dari dan ke luar negeri seperti "western union" dengan mekanisme berbeda.

"Mudah-mudahan dengan program MPO ini dapat meng-cover seluruh pelayanan publik termasuk proses pengiriman uang dari dan ke luar negeri," kata Eko.

Soal pengiriman uang ini, kata dia, pada dasarnya telah memutuskan kerjasama dengan "western union" dan akan membuka sistem pengiriman uang versi Kantor Pegadaian sendiri.

Meskipun demikian, ungkap dia, pengoperasian MPO ini sedang proses atau pemasangan jaringan hingga ke kantor cabang dan ranting yang ada di Kabupaten Nunukan.
Sumber: beritadaerah.com - 7 Juni 2013 
 

Selasa, 04 Juni 2013

7 Strategi Jaga Penglihatan Tetap Sehat

Ungkapan "mata adalah jendela dunia" mungkin tepat, karena mata merupakan organ yang penting untuk menyaksikan kejadian-kejadian yang terjadi di dunia. Untuk memiliki penglihatan yang sehat tentu kita harus melakukan upaya-upaya untuk melindunginya.

Simaklah tujuh strategi berikut guna mendapat penglihatan yang sehat.

1. Makan sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam atau kangkung mengandung lutein dan zeaxanthin, dua karotenoid yang berfungsi mengurangi risiko mengembangkan katarak dan degenerasi makular.

2. Konsumsi antioksidan
Makanan yang mengandung antioksidan, seperti buah berry, jeruk, atau ceri dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas dari lingkungan. Radikal bebas dari lingkungan didapat dari polusi dan radikal bebas. Radikal bebas dapat mempercepat pengerasan lensa mata serta katarak dan degenerasi makular.

3. Minum multivitamin
National Eye Institute menunjukkan bahwa suplemen dengan antioksidan seperti vitamin C, E, beta-karoten, serta mineral seperti zat besi dapat memperlambat degenerasi makular pada mereka yang berrisiko tinggi mengalaminya.

4. Makan omega-3
Omega-3 yang ditemukan di ikan tertentu seperti salmon dan tuna mungkin baik untuk perkembangan otak dan jantung, namun ternyata asam lemak ini juga baik untuk mata. Omega-3 dapat mengurangi mata kering, bahkan mencegah katarak.

5. Makan wortel
Wortel dan sayuran lain seperti labu mengandung beta karoten, karotenoid yang menjaga kesehatan mata.

6. Gunakan kaca mata pelindung
Sinar ultraviolet dari paparan matahari dapat mempercepat pengerasan lensa mata dan pengembangan katarak serta degenerasi makular. Maka menggunakan kaca mata pelindung merupakan salah satu sarana untuk melindungi mata dari dampak buruk sinar tersebut.

7. Lakukan aerobik
Beberapa penelitian mengindikasikan latihan aerobik dapat mengurangi tekanan di dalam mata sehingga membantu mengurangi risiko glaukoma.

Sumber: http://kaltim.tribunnews.com Selasa, 4 Juni 2013

Takut Jadi 'ATM', Bupati Nunukan Enggan Masuk Golkar

NUNUKAN - Ketua DPD Partai Golkar Nunukan Haji Ngatidjan Ahmadi mengatakan, sebelum sang istri menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Nunukan, ia sudah mendekati Bupati Nunukan Basri.

“Sebelumnya saya sudah mendekati atas perintah DPD I. Itu tolong dekati Basri, komitmennya dengan saya mau membesarkan Partai Golkar,” ujar Ngatidjan.

Ngatidjan lalu menemui Basri di ruang kerjanya. Namun, belum sempat menyampaikan pesan dari pengurus DPD I Partai Golkar Kaltim, Basri sudah lebih dulu menyampaikan penolakannya.

"Sebelum saya ngomong, beliau sudah ngomong. Pak, saya netral, tidak akan masuk Golkar. Buat apa? Paling-paling nanti menjadi ATM partai politik. Kalau itu kamu masukkan, aku bertanggungjawab. Karena nanti khawatir hanya menjadi ATM-nya partai politik,” ujar Ngatidjan menirukan ucapan Basri.

Ngatidjan menuturkan, saat diusung Partai Golkar pada Pemilukada Nunukan 2011, Basri memang tidak pernah berkomitmen dengannya untuk masuk Partai Golkar.

Saat itu, Basri hanya mengatakan akan netral dan tidak memihak pada salah satu partai.

“Kalau dengan DPD II Kabupaten Nunukan tidak ada. Tidak tahu kalau dari provinsi,” ucapnya.

Belakangan, Basri justru mendorong Irma Basri, istrinya, untuk merebut jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Nunukan.

"Karena itu merupakan hak pribadi seseorang, bahkan termasuk hak asasi, ya silakan saja,” kata Wakil Ketua DPRD Nunukan.

Basri dan Hajjah Asmah Gani, pada Pemilukada Nunukan 2011, diusung sebagai calon bupati dan calon Wakil bupati Nunukan oleh Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya, dan didukung Partai Patriot Pancasila.
Sumber: tribunnews.com - Selasa, 4 Juni 2013

Simulasi Cara Coblos Yang Benar Pemilu 2014

gif maker

Foto Calon Anggota DPRD Kabupaten Nunukan

NUNUKAN ADALAH SEBUAH KOTA KECIL YANG TERPENCIL BERADA DI WILAYAH KALIMANTAN UTARA INDONESIA PADA GARIS PERBATASAN SABAH DAN SERAWAK MALAYSIA BAGIN TIMUR.
  • Selayang pandang Nunukan